Panduan Setup Credentials

Untuk menggunakan tool ini, Anda memerlukan akun gratis dari Copernicus Data Space Ecosystem (CDSE). Berikut panduan lengkapnya.

Langkah 1: Registrasi Akun (Gratis)

Kunjungi situs resmi Copernicus Data Space Ecosystem dan buat akun baru.

Buka Situs Registrasi

Isi form pendaftaran yang tersedia (Nama, Email, Password, dll). Pastikan Anda memverifikasi email jika diminta.

Register Form

Langkah 1b: Login ke Akun

Setelah mendaftar (dan verifikasi email), silakan Login menggunakan email dan password Anda.

Login Form

Langkah 1c: Menuju Dashboard

Jika setelah login Anda diarahkan ke halaman Peta (Copernicus Browser), klik tombol SH DASHBOARD di panel kiri atas.

SH Dashboard Link

Langkah 2: Masuk ke Menu Pengaturan

Di halaman Dashboard, lihat menu di samping kiri (bawah). Klik User settings.

User Settings Menu

Langkah 3a: Buat OAuth Client Baru

Di halaman User Info, cari bagian OAuth clients di sebelah kanan. Klik tombol hijau + Create.

Create OAuth Button

Langkah 3b: Isi Form Credentials

Isi form sesuai petunjuk:

  1. Client name: Isi bebas (misal: "Downloader").
  2. Expiry date: Centang Never expire.
  3. Risk Acceptance: Centang "I understand the risks...".
  4. Klik tombol hijau + Create.
Client Form

Langkah 3c: Simpan Client ID & Secret

Setelah Client berhasil dibuat, akan muncul Client ID dan Client Secret.

⚠️ PERHATIAN PENTING:

Copy Client Secret sekarang juga! Kode ini HANYA MUNCUL SEKALI.

Secret Popup

Langkah 4: Masukkan ke ArcGIS Tool

  1. Buka Toolbox Copernicus Downloader di ArcGIS.
  2. Jalankan tool 0. Setup Credentials (CDSE).
  3. Paste Client ID dan Client Secret tadi.
  4. Klik Run.
Tool Setup
© 2025 Copernicus Downloader Documentation

Panduan Input Parameter

Penjelasan detail mengenai setiap parameter pada tool (v4.0) untuk memastikan hasil unduhan sesuai kebutuhan Anda.

Tampilan ArcGIS Pro

ArcGIS Pro UI

Tampilan ArcMap 10.x

ArcMap UI

1. Platform Satelit (Baru!)

  • Pilihan: Sentinel-2 atau Landsat 8-9 OLI/TIRS.
  • Fungsi: Menentukan jenis citra satelit yang akan dicari dan diunduh.

2. Area of Interest (Wajib)

  • Fungsi: Menentukan batas area yang akan diunduh.
  • Clip Feature: Hasil download otomatis di-CLIP (potong) sesuai bentuk polygon input Anda, bukan kotak (bounding box).
  • Cara Input: Masukkan layer polygon dari Table of Content atau browse shapefile.

3. Tahun dan Bulan (Wajib)

  • Format: YYYY-MM (Contoh: 2025-12).
  • Penting: Isi ini setelah AOI agar tool bisa mencari data yang tersedia.

4. Tanggal Akuisisi (Wajib)

Pilih tanggal dari dropdown. Format: Tanggal | Platform | % Awan.

💡 Tips: Pilih persentase awan terendah untuk hasil terbaik.

5. Gunakan CRS UTM Otomatis Penting

Default: Aktif (Dicentang).

  • Jika Dicentang: Tool otomatis mendeteksi zona UTM AOI Anda. Parameter Sistem Koordinat Output akan DISEMBUNYIKAN.
  • Jika Tidak Dicentang: Anda bisa memilih sistem koordinat manual. Parameter Sistem Koordinat Output akan MUNCUL KEMBALI.

Tampilan Standard (CRS Hidden)

Tampilan Standard

Tampilan Manual (CRS Visible)

Tampilan Manual

6. Sistem Koordinat Output (Opsional)

Hanya muncul jika opsi "Gunakan CRS UTM Otomatis" dimatikan. Gunakan ini jika ingin memaksa output ke WGS 1984 atau proyeksi lain.

7. Folder Output

Pilih folder penyimpanan hasil unduhan.

8. Pilih Band

Pilih kombinasi band yang dibutuhkan:

Visible (RGB)

B02, B03, B04 (10m)

Near Infrared

B08 (10m)

True Color Image

TCI (Gabungan RGB siap pakai)

Cloud Mask

SCL (Scene Classification)

Opsi Tambahan

  • Preview True Color: Membuat file JPG/TIF kecil untuk tinjauan cepat.
  • Tambahkan ke Peta: Langsung menampilkan hasil di ArcGIS Pro setelah selesai.
  • Cloud Cover Max: Membatasi pencarian hanya pada citra yang bersih dari awan.